[Info Astronomi] Banyak Orang Ga Sadar Kiblatnya Salah! Cek Pake 3 Cara Ini

Posted on Posted in Astronomy, TIPS

Hayo deh, ngaku. Kita (muslim Indonesia) kalau sholat, pasti refleks aja ngadep tembok yang arahnya ke barat. Entah di mal, rumah gebetan, nikahan mantan, rumah sendiri, termasuk di masjid/mushala. Tapi pernah ngecek nggak sih arah kiblat kita udah bener atau belum? Ingat lho, menghadap kiblat itu salah satu syarat sahnya shalat. Kan sayang-sayang ibadahnya kalo kiblatnya aja “menyeleweng”.

Walaupun shalatnya di mushala atau masjid, kita perlu cek juga, sebab kadangkala pembangunan masjid nggak dibarengi pengetahuan cukup tentang penentuan arah kiblat. Ini terjadi di kota-ku sendiri, Cirebon. Ada masjid di sekitaran Sunyaragi yang arah kiblatnya ngadep ke selatan. Haduh….. Mana jamaahnya banyak pula…..

Agar tidak terjadi persoalan yang sama, baiknya lakukan 3 cara di bawah ini :

CARA 1 : MANFAATKAN FENOMENA MATAHARI DI ATAS KA’BAH

Ini salah satu kebesaran Allah SWT. Setiap tahun, ada 2 kali matahari tepat berada di atas ka’bah, yakni pada Mei dan Juli. Fenomena ini sebenarnya wajar menurut Astronomi, karena tiap tahun mesti terjadi fenomena equinox dan solstice.

Siklus Solstice-Equinox belahan bumi utara. Sumber: MUTOHA

Equinox itu fenomena matahari ada di ekuator. Kalau solstice itu fenomena matahari ada di posisi terdekat/terjauh bumi. Kalau posisinya dekat dengan belahan utara, maka belahan bumi bagian utara mengalami musim panas, sementara bagian selatannya musim dingin. Demikian sebaliknya. Nah, inilah yang menjadikan bumi belahan utara dan selatan mengalami 4 musim.

Saat matahari bolak-balik itu, dia melewati Ka’bah 2 kali! Jadi bayangkan, ketika tepat jam 12 siang matahari ada di atas Ka’bah, maka pada saat itu posisi matahari yang sama yang kita lihat adalah posisi kiblat yang sebenar-benarnya! Berhubung ada perbedaan waktu Arab Saudi dan indonesia, maka fenomena itu terjadi sekitar pukul 4 sore WIB.

Tolong catat waktunya ya :

MINGGU, 28 MEI 2007 @ 16:18 WIB (Hari ke-1)

MINGGU, 16 JULI 2007 @ 16:27 WIB (Hari ke-2)

Betul sekali, yang bulan Mei itu terjadi HARI INI. Begini cara ngeceknya :

a. Siapkan tali rapia yang ujungnya dikasih pemberat (bandulan/pendulum)

b. Ketika waktu yang ditentukan terjadi, perhatikan garis yang dibentuk oleh bayangan tali rapia. Maka itulah arah kiblat yang benar.

c. Tempelkan lakban hitam di lantai untuk menandai arah kiblat itu, biar kamu nggak lupa.

Arah bayangan kiblat saat Hari Meluruskan Kiblat. Sumber : MUTOHA

Pertanyaannya, gimana kalau kita ga sempat mengecek pas hari yang ditentukan?

Secara teori, 1 atau 2 hari setelah tanggal di atas masih bisa sih dipake buat mengecek.

Pertanyaannya lagi, gimana kalau kita bepergian mulu, dan datang ke tempat yang belum t arah kiblatnya bener atau ga pernah dicek arah kiblatnya? Masa harus datang ke sana pas tanggal 16 Mei dan 16 Juli mulu?

Nah, kalau untuk hal satu ini, baiknya pakai cara 2.

CARA 2 : GUNAKAN KOMPAS DI HAPEMU

Cara paling praktis dan bisa dipakai kapan saja, yakni memanfaatkan kompas. Paling baik itu kompas klasik/analog yang angka-angkanya detil sekali sampai ke koma-komanya. Penyelenggara Syariah di kementerian Agama kota/kabupaten tempat kamu tinggal mesti punya. Coba minta bantuan mereka buat memastikan arah kiblat di tempatmu bener atau belum.

Meluruskan kiblat pakai hape

Kalau mau instan, coba manfaatkan hapemu. Hape android dan apple terbaru biasanya udah dilengkapi aplikasi kompas. Aktifkan GPS hapemu dulu sebelum menggunakannya, lalu arahkan hapemu bersadarkan sudut azimuth kotamu. Kelemahan dari kompas versi hape, angkanya tidak detil sampai koma-nya. Jadi kalau misal azimut kotamu 295,10 derajat, maka kita cuma bisa membulatkannya jadi 296 derajat. Ga terlalu presisi, tapi insya Allah cukup buat ikhtiar.

Berikut Azimuth yang dimaksud :

Azimuth Kota-Kota di Jawa Barat

Sumber : Kanwil Kementerian Agama provinsi Jawa Barat

Azimuth kota-kota besar Indonesia

Sumber : PETABANDUNGNET

Apabila kotamu tidak tertera dalam daftar di atas, silahkan cek melalui pranala INI.

CARA 3 : MANFAATKAN APLIKASI ASTRONOMI

Di Android dan Apple banyak bertebaran aplikasi astronomi, mulai dari Star Chart, SkEye | Astronomy, Night Sky, dst. Bentuknya simulasi secara realtime benda langit apa saja yang sehahursnya terlihat pada waktu itu.

Tahun lalu waktu berburu gerhana matahari, aku manfaatinย  aplikasi ini. Kalau lagi berburu rasi bintang juga gitu. Jadi, untuk mencari posisi matahari saat terjadi fenomena matahari tepat di atas Ka’bah pun bisa, terutama berguna apabila tanggal 28 Mei ini dan 16 Juli nanti hari sedang mendung. Jadi melihat mataharinya lewat aplikasi ini. Berikut contoh penampilan Star Chart, aplikasi astronomi yang kugunakan:

Tampilan aplikasi Star Chart

Tampilan di atas aku skrinsyut saat menentukan posisi matahari dengan ditandai titik merah kecil sebagai tanda bahwa bidikan kita pas. Titik merah itu otomatis ada di layar. Jam dan tanggal yang tertera di layar menunjukkan waktu pengamatan yang terjadi se cara realtime, caranya dengan memencet simbol kalender (angka 31) di kanan atas. Simpel, bukan?

Cara ini bisa kita gunakan buat meluruskan arah kiblat sesuai jam dan tanggal yang disebutkan di CARA 1. Seperti CARA 2,ย  CARA 3 mengandalkan GPS. Jadi GPS hapemu mesti tokcer, paket datamu mesti moncer, dan memori hapemu mesti lega, agar tidak terjadi nge-lag dan kendala lainnya.

 

So, jadikan 3 cara ini bagian dari ikhtiarmu mencapai faedah shalat yang lebih sempurna dan afdol.

Semoga bermanfaat. ๐Ÿ™‚

 

Hara Hope,

a novelist, blogger, space traveler

6 thoughts on “[Info Astronomi] Banyak Orang Ga Sadar Kiblatnya Salah! Cek Pake 3 Cara Ini

    1. Alhamdulillah…. horee…. mari Mas Nuz kita budayakan masyarakat Indonesia meluruskan kiblatnya ๐Ÿ˜€

  1. Cara yang pakai tali rafia itu sederhana sekali ya …
    Rasanya semua orang bisa melakukannya

    terima kasih telah membagikan pada kita semua …
    catat tanggal berikutnya … MINGGU, 16 JULI 2007 @ 16:27 WIB (Hari ke-2)

    Salam saya

  2. Kejadian di masjid kami yang dibangun puluhan tahun lalu. Kini, dengan adanya teknologi yang lebih canggih, ternyata posisinya kurang miring sekian derajat. Alhasil sajadah panjang di dalam masjid posisinya pun jadi miring sekarang ๐Ÿ˜€

    Jadi inget dialog Para Pencara Tuhan, *kurang lebih* “itu musholanya miring. Alih-alih menghadap kabah, jangan-jangan malah menghadap stadion Manchester United” ๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *