Tersesat di Markas Liverpool FC

Posted on Posted in Catatan Perjalanan (Jalan-Jalan), Love in Twilight, My Novel, novel

Awal tahun ini, aku kehilangan sepasang pasutri. Yang laki dapat beasiswa, pergi kuliah ke Leeds, Inggris. Yang bini nyusul kemudian bareng kedua anaknya yang manis dan lucu. Udah pasti sedihlah. Penginnya sih nyusul. Tapi apa daya jarak Inggris nggak sepelemparan sendal.

Ya udah, titip novelku ajah, si Love in Twilight, sebagai cinderamata, biar mereka tetep inget aku.  Eh, ternyata rejeki nih novel bagus bener. Udah diajak jalan-jalan liat Big Ben (baca gosipnya di Mengintip London via Novel Love in Twilight), sekarang diajak nyasar ke markas The Kop, alias Liverpool FC.Huaaa….. pengeeeeen. Biarpun bukan pengemar Liverpool FC garis keras, tapi aku kan penggemar Liga Inggris garis merah muda. Klub mana aja kubela. Liverpool, Arsenal, Chelsea, Manchester United, bahkan Leicester City dan Newcastle. Soalnya yang kubela secara garis keras tuh dramanya, bukan klubnya. Contohnya Leicester City. Kan seru tuh ngikutin cerita gimana tim gurem bisa juara. Cuma di Liga Inggris yang kayak gini. Seru. Rame. Unpredictable.

Udah gitu Edo dan Reni (sang pasutri) sering cerita gimana asiknya sarana transportasi Inggris. Mau bolak-balik Leeds-London, Leeds-Liverpool, ataupun Leeds-Manchester, rasanya jauh beda dengan bolak-balik  Cililitan-Lebak Bulus.

Aih….. jadi pengen ikutan tersesat di negeri itu…..

PS. Makasih buat Edo dan Reni buat foto-fotonya yang emejing 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *